Seputar Film

Review The Ice Road, Teror Di Atas Jalanan Beku

The Ice Road menceritakan sebuah bencana fiktif yang melibatkan suatu jalanan sungguhan yang berada di barat bahari Kanada. Jalanan tersebut terbentuk dari danau es yang kerap digunakan oleh orang-orang Kanada untuk bepergian ke Tibbitt atau Contwoyto selama isu terkini hambar berjalan.

Film yang dibintangi Liam Neeson ini kisahnya ditulis oleh Jonathan Hensleigh. Orang yang berada di balik film-film klasik legendaris, seperti contohnya Die Hard With a Vengeance, Jumanji, Armageddon, dan Gone in 60 Seconds.

Seperti apa balasannya film The Ice Road? Kamu bisa menyimak reviewnya di bawah ini.

1. Insiden Tambang Katka

Review The Ice Road, Teror di Atas Jalanan BekuDok. IMDB

Kisah dari The Ice Road dimulai dikala tambang Katka terjadi ledakan dahsyat yang mengurung beberapa penambang di dalamnya. Ledakan yang terjadi alasannya adalah gas metana ini mengharuskan perusahaan mengirimkan perlengkapan tambahan dari luar tambang.

Ditunjuklah Jim Goldenrod (Laurence Fishburne) untuk menjalankan misi pengiriman. Goldenrod lantas memilih Tantoo (Amber Midthunder) untuk mengerjakan truk kedua. Tidak usang lalu bergabunglah Mike McCann (Liam Neeson) dan Gurty McCann (Marcus Thomas), untuk melakukan truk ketiga dan menjadi teknisi bagi tim.

Mereka berempat risikonya mengawali perjalanan paling berbahaya menuju Katka, dengan menggunakan tiga truk yang berlainan. Sementara itu perusahaan tambang menyuruh Tom Varnay (Benjamin Walker) untuk ikut memantau jalannya pengiriman alat-alat berat bersama dengan keempat orang tersebut.

2. Teror Jalanan Beku

Review The Ice Road, Teror di Atas Jalanan BekuDok. IMDB

Baru kali ini kami merasakan teror dari jalanan beku yang bahu-membahu ada di dunia faktual ini. Berbeda dengan teror yang hadir sebab peristiwa alam lainnya, teror jalanan beku timbul secara perlahan dan meningkat seiring dengan waktu.

Pada intinya rasa takut ini terasa orisinil alasannya adalah belum pernah kami rasakan di film-film thriller yang lain. Tapi meskipun begitu kami tetap mendapatkan banyak sekali fakta yang sebaiknya tidak terjadi di dunia aktual.

Salah satunya yang paling mengusik ialah, imbas bensin yang diaduk ke dalam diesel. Di The Ice Road disebutkan jika suatu truk Peterbilt yang bahan bakarnya dicampur dengan bensin akan mengalami overheat.

Seharusnya hal ini tidak akan mungkin terjadi, mengingat mesin diesel sebesar truk Peterbilt niscaya dibentuk sungguh kokoh. Sehingga meskipun mesin mengalami knocking karena ledakan materi bakar yang kurang teratur, hal itu tidak akan sampai menghancurkan mesin atau menciptakan overheat. Apalagi truk-truk itu dioperasikan di daerah bersuhu rendah, seperti Kanada.

3. Berubah Format di Akhir Film

Review The Ice Road, Teror di Atas Jalanan BekuDok. IMDB

Meskipun teror jalanan beku sangat apik di permulaan-awal, film ini malah mengubah teror tersebut dengan sesuatu yang lebih sederhana di akhir film. Pada intinya semua bencana dan risiko yang dijalani oleh Goldenrod dan kawan-kawan merupakan buah dari keputusan para direktur perusahaan tambang.

Bisa dibilang dilema di atas adalah plot twist terbesar dari film berdurasi 108 menit ini. Sayangnya plot twist tersebut gampang terbaca dari permulaan.

Selain plot twist yang cukup “pasaran” The Ice Road juga mempunyai sisi action yang sungguh jelek. Berulang kali kami berhadapan dengan adegan pertengkaran yang super canggung dan tidak berbentuk. Semua itu masih diperparah dengan aksi yang bertele-tele dan peran antagonis yang terasa kurang greget.

4. Jalur yang Dingin

Review The Ice Road, Teror di Atas Jalanan BekuDok. IMDB

The Ice Road merupakan film yang kurang baik dari segi eksekusi agresi. Padahal sejatinya film ini mempunyai banyak potensi untuk dikembangkan. Apalagi kalau mengenang film Hollywood belum pernah ada yang mengangkat tema jalanan es yang sangat licin dan berbahaya.

Sebagai suatu film action, The Ice Road terasa kurang greget terlebih kalau memeriksa ke aspek actionnya yang digarap sekedarnya saja. Untuk itu dengan berat hati kami cuma bisa menunjukkan nilai 2,5 dari 5 bintang review.

Untunglah aksi Liam Neeson masih terkesan heroik di film ini, kalau tidak, mungkin kami akan memberikan nilai yang lebih rendah lagi.

https://www.youtube.com/embed/SHEPdMqrWjE

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button